God of War Review – Era Baru Kratos Telah Dimulai!

0
god of war review

Sekuel God of War sebelumnya telah menetapkan standar yang sangat tinggi dan rasanya akan sulit bagi game ini untuk melampaui para pendahulunya. Akan tetapi setelah memainkan God of War, saya berani bilang bahwa game ini berhasil mengalahkan semua sekuel sebelumnya. Seluruh hal yang ditawarkan game ini hampir sempurna mulai dari story, grafis, hingga gameplay. Daripada makin penasaran, mending kamu lihat review kami untuk mengetahui detail-detail God of War lebih dalam.

Di game ini, Kratos akan berpetualang bersama anaknya yang bernama Atreus di tanah Nordic. Kratos ingin mengabulkan permohonan terakhir sang istri yaitu pergi ke tempat tertinggi di dunia untuk menyebarkan abu dari jasadnya. Namun perjalanan tersebut tidak semudah kedengarannya. Di awal permainan kamu sudah dihadapkan dengan pertarungan epik melawan musuh tangguh yang membuat Kratos kewalahan. Melalui pertarungan tesebut, Santa Monica Studio berhasil menunjukkan betapa keras dan berbahayanya perjalanan yang akan Kratos lalui.

Kratos tau bahwa Atreus belum siap untuk melakukan perjalanan tersebut, ia hanyalah anak kecil yang belum pernah merasakan kerasnya kehidupan di alam liar, ia masih perlu banyak belajar. Keadaan memaksa mereka untuk segera melakukan perjalanan, namun disinilah kita bisa melihat Kratos sebagai figur ayah yang dapat mengajari dan melindungi. Ia bukan lagi sosok yang pemarah dan haus darah, pengalaman dari kehidupan sebelumnya telah mengubah Kratos menjadi lebih tenang dan bijaksana. Dalam berbagai kesempatan Kratos berusaha menanamkan kebaikan dalam diri Atreus dengan harapan agar anaknya tidak menjadi seperti dirinya di masa lalu.

god of war review

Atreus sendiri sebagai seorang anak yang mencoba membuktikan kemampuannya, beberapa kali malah menyusahkan karena tidak menuruti perkataan ayahnya. Namun sifatnya yang naïf dan congkak lambat laun menghilang seiring bergeraknya perjalanan mereka. Hubungan Kratos dengan Atreus diperlihatkan dengan indah melalui rangkaian peristiwa yang mereka jalani dan narasi-narasi yang mengisi peristiwa tersebut. Perkembangan karakter mereka terasa natural dan rasanya menyenangkan melihat ikatan mereka berdua semakin kuat.

Sepanjang perjalanan, Kratos dan Atreus akan bertemu dengan karakter-karakter lain yang membantu perjalanan mereka. Para karakter ini telah di persiapkan dengan matang dan memiliki fungsi yang penting dalam membawa warna baru ke petualangan Kratos. Datang dari tanah yang berbeda, tentunya Kratos buta akan sejarah dan rahasia yang terdapat di tanah Nordic. Para karakter tersebut secara langsung dan tidak langsung bertindak sebagai pemandu dan mereka memiliki sifat, motif, dan cerita kecilnya masing-masing yang melengkapi story di game ini.

Irama game ini cukup baik dan terasa seimbang. Kebanyakan game action bergerak terlalu cepat sehingga membuat pemain merasa kelelahan. Ketika menjalani main story saya tidak merasa kelelahan karena terlalu banyak aksi dan juga tidak merasa bosan akibat terlalu banyak puzzle yang membuat irama game menjadi lambat. Namun beberapa side quest di game ini memiliki puzzle yang cukup panjang dan hadiah yang didapat pun tidak seberapa dibanding dengan derita yang harus saya jalani untuk menyelesaikan rintangan-rintangan tersebut.

god of war review

Ending game ini fantastis dan berhasil mengungkap berbagai pertanyaan yang tersimpan di kepala saya. Didalamnya juga terdapat twist tidak terduga yang membuat saya penasaran dengan petualangan Kratos dan Atreus selanjutnya. Komplain saya mengenai story terdapat pada akhir permainan menuju boss fight terakhir. Peristiwa yang mengarah ke battle terakhir terasa aneh dan terburu-buru. Kemudian dengan banyaknya dewa-dewa yang disebutkan dalam narasi game ini, hanya sedikit yang dapat kita temui dan lawan. Mungkin mereka akan mempersiapkan para dewa lainnya untuk DLC atau sekuel yang akan datang.

Secara grafis, bisa dibilang kualitas grafis yang dihadirkan God of War setara dengan Horizon: Zero Dawn. Dari PS4 slim yang saya gunakan untuk mereview game ini, God of War memperlihatkan tingkat detail yang tinggi, pencahayaan yang akurat, animasi karakter yang realistis, dan lingkungan yang berwarna dengan didukung performa yang stabil. Selain itu God of War juga menggunakan perspektif kamera baru, third person over the shoulder, bersama dengan teknik kamera single shot yang menghadirkan nuansa cinematic lebih epik dan berbeda dari biasanya.

Saat melewati daerah dengan kondisi dingin kamu bisa melihat kratos mengeluarkan uap dari mulutnya dan juga melihat salju-salju berjatuhan. Ranting yang tergeletak di tanah memiliki bayangannya sendiri, ditambah lagi percikan darah dan serangan dari kapak Leviathan terlihat luar biasa. Kegembiraan Atreus setelah berhasil menjatuhkan target buruannya terpancar dengan jelas di mukanya. Kemudian gerakan combat Kratos dan musuh-musuh yang dia lawan terlihat realistis dan mengalir dengan semestinya. Kualitas grafis God of War sudah tidak dapat diragukan lagi.

god of war review

Gameplay God of War secara garis besar masih sama seperti sekuel sebelumnya. Kamu akan bertarung melawan musuh dan menyelesaikan berbagai puzzle untuk bisa lanjut ke tempat berikutnya. Namun sekarang kamu tidak bisa mengalahkan musuh dengan gaya bertarung asal-asalan. Di God of War sebelumnya, saya bisa menyelesaikan game ditingkat kesulitan normal tanpa banyak masalah. Di game ini, saya mati tiga kali melawan “The Stranger” di awal permainan. Setelah kejadian itu saya mulai berpikir apakah saya sudah terlalu tua untuk bermain game. Namun akhirnya saya berhasil menang pada percobaan ke empat dan akhirnya berkesimpulan bahwa game ini lebih menantang dari sekuel sebelumnya.

Gaya combat di game ini banyak terpengaruh dari Dark Souls, untungnya tanpa treasure chest yang bisa membunuhmu ataupun jebakan yang tidak mungkin kamu deteksi. Jarak dodge tidak lagi sejauh sebelumnya dan damage di awal permainan masih belum seberapa jadi kamu harus mendekati battle dengan lebih taktis dan hati-hati. Untuk memberimu gambaran, kamu membutuhkan 5 kombo light attack (20 hit) untuk mengalahkan 1 heavy enemy di awal permainan dan mereka ada 2, dan mereka dikelilingi oleh light enemy yang membutuhkan 8 hit untuk dikalahkan. Jika kamu bermain dengan asal-asalan kamu akan mati terlebih dahulu sebelum berhasil membunuh mereka semua.

Namun seiring permainan kamu akan menjadi lebih kuat dengan gear, runic attack, dan weapon upgrade baru. Yep, untuk menjadi lebih kuat kamu harus membuat atau mendapatkan gear baru. Selain memberikan bonus status, gear-gear di game ini juga memberikan berbagai bonus effect yang bisa di trigger jika kamu memenuhi syarat tertentu. Variasi gear di game ini memungkinkan kamu memiliki build yang bermacam-macam. Kamu bisa menggunakan gear dengan bonus cooldown jika kamu suka menggunakan skill berulang ulang, atau strength jika kamu lebih senang menyerang dengan kombo normal, atau defense dan vitality jika kamu ingin Kratos yang lebih durable.

god of war review

Gear yang Atreus miliki juga bisa kamu kustomisasi, namun pilihannya terbatas dan tidak sebanyak Kratos. Di dalam battle, Atreus menawarkan utilitas yang sangat membantu seperti slow, stun, dan pengalih perhatian. Serangan bow yang dia lakukan dapat membantumu menyerang musuh yang terbang dan memperlama kombo juggle yang bisa kamu lakukan. Di luar battle, terdapat puzzle yang hanya dapat diselesaikan bersama Atreus. Kehadiran Atreus benar-benar meningkatkan kualitas game ini dari berbagai sisi.

Kehadiran musuh yang bermacam-macam mengharuskan kamu untuk mempelajari berbagai trik untuk mengalahkan mereka dan hal ini membuat battle di game ini menjadi sangat seru. Sebagai contoh, terdapat musuh yang dapat melakukan teleport jika kamu terlalu dekat dengannya, hal ini memaksamu untuk membunuhnya dengan lemparan kapak atau serangan bow Atreus. Atau musuh menyebalkan yang sering menyelam kedalam tanah, kamu harus membekukan mereka dengan lemparan kapakmu agar mereka tetap berada diatas tanah.

Komplain saya mengenai combat terdapat pada aktifasi stun finisher Kratos yang terasa kurang responsif, terkadang saya harus menahan beberapa detik agar command finisher terinput, terkadang malah finisher tidak aktif sama sekali. Kemudian sangat disayangkan cinematic finisher ketika melawan mini boss tidak bervariasi. Untuk tiap tipe mini boss Kratos hanya memiliki satu jenis cinematic finisher, yep kalian tidak salah baca, satu jenis saja.

god of war review

Dari sisi level design, God of War menggunakan level linear dimana hanya terdapat satu jalan yang harus kamu tempuh untuk lanjut ke level selanjutnya. Namun ditengah permainan kamu akan menemui sebuah percabangan besar yang menghubungkan area-area linear lainnya. Percabangan tersebut begitu besar sehingga membuat area tersebut hampir terasa seperti open world. Area tersebut hadir dengan megah dan penuh dengan tujuan, banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan di area tersebut. Saking luasnya sang developer sampai menghadirkan fitur fast travel, namun fitur tersebut tidak praktis dan agak menyebalkan.

Ketika tidak dalam battle, kebanyakan suara diisi oleh narasi antara Kratos dan Atreus atau dengan para karakter lainnya. Jarang sekali terdengar suara musik. Namun ketika suara musik muncul, efek dari musik tersebut sungguh luar biasa, kamu langsung merasakan level yang tinggi dari sound design game ini. Paduan suara dan orchestra yang diperdengarkan indah dan hadir di momen yang tepat. Ambient sound yang mengiringi perjalananmu akurat dan tidak berlebihan.

Secara keseluruhan, God of War merupakan game yang fantastis. Dari story, Kamu bisa merasakan hubungan Kratos dan Atreus yang semakin dalam, ending yang memuaskan, dan narasi-narasi yang cerdas. Irama game ini seimbang sehingga tidak terasa membosankan ataupun membuat kelelahan. Grafis tidak dapat diragukan lagi berkat detail yang tinggi, animasi realistis, dan lingkungan yang indah. Selain itu teknik kamera single shot memberika pengalaman cinematic yang epik dan unik. Terdapat sedikit perubahan Gameplay dengan battle yang lebih taktis dan menantang, penambahan gear system, dan kehadiran Atreus yang membuat battle dan puzzle lebih dinamis. Level design terasa sangat megah dan hampir terasa seperti open world. Musik yang dibawakan indah dan efektif dengan hadir di momen yang tepat.

God of War

Score: 4.7/5

Reviewed on PS4 Slim

Platform: PS4

Publisher: Sony Interactive Entertainment

Developer: Santa Monica Studio

Release Date: April 20, 2018